Saya


My full name is Syudkirman, dilahirkan di LompoE Soppeng pada tanggal 31 Maret 1979. Di kampung saya biasa dipanggil Suki. From TK untill SMU saya selesaikan di Soppeng, then melanjutkan kuliah ke Universitas Hasanuddin mengambil program studi Geofisika. Di sini panggilan saya berubah jadi Ikus (Suki dibaca dari belakang). I finished my study in six years, long enough.

After graduated in 2004, I had been working for PPPTMGB “LEMIGAS” as Junior Geophysicist, PT. Elnusa Geosains as Junior Seismologist, and now I am working for Gallo Oil (Jersey) Ltd. as Junior Geophysicist.

This is my campur aduk blog. Isinya mulai dari yang narsis🙂 hingga bagi-bagi ilmu yang belum seberapa. Actually, saya juga masih dalam proses belajar. Any copy – paste is allowed as long as the source origin is mentioned.

Begitulah secara singkat. Mau yang tidak singkat simak elaborasinya berikut ini… hehehe.

Masa kanak-kanak

balita.jpg

Masa kanak-kanak saya lewatkan di LompoE dan Padali, dua-duanya desa kecil di Kabupaten Soppeng. Sekitar 40 km dari Watansoppeng. Namun, yang paling banyak tertinggal dalam memori saya adalah masa-masa di Padali. Saya tinggal di kampung ini dari umur 4 tahun hingga 11 tahun lewat dikit.

Saya masuk TK di TK LPDP Panincong, kebetulan TK ini dekat dengan tempat ngajar ibu saya di SD Kampung Baru. Jadi bisa sekalian nebeng. Awal masuk TK saya agak takut sama guru saya. Hingga pada suatu hari, saya kebelet pipis tapi takut minta izin. Akhirnya, setelah melalui pertimbangan panjang saya putuskan untuk pipis di tempat. Basahlah semuanya. Peristiwa ini tidak dapat saya lupakan, begitu pun dengan teman-teman saya. Hingga sekarang, jika bertemu teman-teman TK peristiwa itulah yang dijadikan clue untuk mengingat saya.

Dengan cewek-cewek

Setamat TK, saya melanjutkan ke SD 160 Attangsalo pada tahun 1985. Jaraknya cukup dekat dengan rumah saya, jadi saya ke sekolah jalan kaki saja. Di sini juga SD kampung, saya masih ingat pertama kali masuk banyak teman sekelas saya yang tidak pakai alas kaki ke sekolah. Yang lebih mending sedikit masih pakai sendal jepit. Rata-rata yang tidak pakai alas kaki yang berasal dari gunung, soalnya bisa-bisa ganti alas kaki tiap hari. Jarak rumah mereka ke sekolah cukup jauh, naik turun gunung, dan jalannya sangat tidak bagus. Beruntunglah saya yang tinggal dekat sekolah dan bisa ke sekolah dengan alas kaki. Namun, semangat mereka patut diacungi jempol.

Dari kelas I hingga kelas IV caturwulan I saya selalu rangking I. Makanya saya jadi idola para ibu-ibu teman sekelas saya yang cewek (hehehehe). Memasuki caturwulan II kelas IV saya pindah ke kota Watansoppeng. Orangtua saya membeli rumah di Laburawung depan Kodim 1423 Watansoppeng. Awalnya saya ingin menyelesaikan sekolah dulu baru kemudian melanjutkan SMP di kota. Namun ternyata saya tidak kuat mesti naik angkot tiap hari, hingga saya jatuh sakit.

Akhirnya, saya dipindahkan ke SD 161 Laburawung. Di SD ini saya bertemu teman-teman baru. Saya kemudian bergabung dengan kelompok belajar yang beranggotakan Nosvin, Murni, Vera, Alam, dan Wajdi. Dasarnya saya sudah cerdas dari sononya (hehehe), maka saya kemudian menjadi koordinator kelompok belajar ini. Tradisi rangking satu pun masih berlanjut, meskipun harus berdua dengan Anti, juara bertahan di SD ini.

Saya lulus dengan NEM memuaskan, 44.45 dari 5 mata pelajaran dan mendapat peringkat 4 se kabupaten Soppeng. Sungguh suatu prestasi yang tidak pernah saya bayangkan. Apalagi saya hanyalah anak kampung. Selain itu, pada masa-masa menjelang EBTANAS Bapak saya meninggal dunia karena sakit. Suatu cobaan berat bagi saya dan keluarga.

Masa Remaja

Pada tahun 1991 saya meneruskan sekolah ke SMPN 1 Watansoppeng, sekolah unggulan di Kabupaten Soppeng. Karena NEM saya yang cukup fantastis🙂 saya di terima di kelas I.1 dan karena aura yang saya miliki saya langsung dipilih sebagai ketua kelas oleh teman-teman. Tidak bermaksud narsis, tapi demikianlah adanya (piss).

Semasa SMP saya cukup aktif di berbagai kegiatan, mulai dari ketua kelas dari kelas I sampai III, ketua OSIS saat saya kelas II, ketua MPK saat saya kelas III, juga aktif di Pramuka sebagai Wapinru. Mewakili SMP saya ikut lomba siswa teladan (sayang kalah), pernah ikut Lomba Tingkat (LT) III tingkat Penggalang se Kabupaten Soppeng.

Di SMP saya punya teman-teman akrab yang bisa dibilang teman geng. Ada Appu yang tinggal di Ksatria, saya biasa nginap di rumahnya. Juga ada Ondi, Cina yang punya toko besar di Soppeng. Sama Ondi inilah kami sering ditraktir makan di kantin atau ditraktir masuk berenang di Ompo. Saya lulus dari SMP pada tahun 1994 dengan nilai yang memuaskan. Tradisi rangking I selama saya SMP tetap dapat saya pertahankan.

Saya kemudian melanjutkan sekolah di SMUN 1 Watansoppeng yang juga sekolah unggulan di Kabupaten Soppeng dan diterima di kelas I.1. Banyak teman baru juga teman lama, bahkan saingan-saingan di pramuka semasa SMP banyak yang jadi teman sekolah ataupun teman kelas. Di SMU saya tetap aktif di Pramuka, bahkan terpilih jadi Ketua Dewan Ambalan saat saya kelas II. Selain itu, juga jadi Ketua Dewan Satuan Karya Wanabhakti Kabupaten Soppeng. Aktif di Persatuan Filatelis Kabupaten Soppeng, meskipun koleksi prangko saya pas-pasan, tapi yang penting kan semangatnya.

Preman Perkemahan

Ketika aktif di Saka Wanabhakti pernah ikut Perkemahan Bhakti Saka Wanabhakti (PERTIWANA) se Sulawesi di Kabupaten Tana Toraja. Saat itu saya ikut lomba pidato dan berhasil meraih juara III. Juga ikut lomba cerdas cermat dan berhasil meraih juara II.

Sang Juara

Sempat beberapa kali mewakili sekolah ikut lomba karya tulis meskipun tak pernah juara, tapi lumayanlah bisa jalan-jalan ke Ujung Pandang ibukota Sulawesi Selatan. Pertama kali ke Ujung Pandang saya sampai terkagum-kagum melihat betapa besar dan ramainya kota ini dan betapa kecil dan sepinya kota saya.

Saya juga tetap aktif di OSIS meskipun tidak jadi pengurus, tapi saya jadi ketua MPK selama dua periode. Kejadian pertama dan terakhir sepertinya. Tradisi rangking satu tidak dapat saya pertahankan lagi. Soalnya banyak cewek-cewek yang dengan pesonanya tak mampu saya kalahkan. Ada Irma yang selalu rangking satu, juga Chemma dan Fifa yang menempel ketat di belakangnya. Prestasi terbesar saya hanya sampai rangking empat.

Saya menamatkan SMU pada tahun 1997. Sayonara my friends, episode baru kehidupan segera kita masuki.

Pasca SMU

Tahun 1997, setamat SMU saya ke Makassar untuk mengikuti bimbingan belajar persiapan mengikuti UMPTN. Bersama beberapa teman, saya masuk di Iptek College dan tinggal di rumah Pak Wahid (yang punya Iptek College, dosen Kimia di Unhas, dan juga orang Soppeng) di perumahan dosen Unhas. Sehari-harinya kami belajar di garasi Pak Wahid yang disulap menjadi ruang kelas yang nyaman.

Lebih kurang 2 bulan saya mengikuti bimbingan belajar, kemudian mengikuti UMPTN. Saat itu saya ambil IPA, pilihan pertama Teknik Elektro dan pilihan kedua Geofisika, semuanya di Unhas. Saya ujiannya di SD depan Karebosi. Setelah ujian saya pulang ke Soppeng menunggu pengumuman.

Deg-degan juga menunggu hasil ujian, meskipun saya yakin lulus karena sebagian besar soal ujian bisa saya kerjakan. Namun, kenyataannya berbeda saat saya lihat pengumuman di surat kabar terbitan kampus (Identitas) yang waktu itu ada juga yang dikirim ke Soppeng. Setelah mondar-mandir, depan-belakang, ternyata nomor ujian saya memang tidak ada. Kaki dan tangan saya sempat gemetar, pandangan jadi gelap, dan rasanya tak mampu lagi untuk berdiri. Macam-macam pikiran melintas dalam benak saya. Bagaimana menyampaikannya ke Ibu saya? Apa kata teman-teman, tetangga, dll?

Akhirnya, saya putuskan pulang ke rumah dan menyampaikannya ke Ibu saya. Reaksinya seperti yang saya duga sebelumnya, Ibu saya panik dan tak hentinya bertanya kenapa bisa? Bukankah selama ini saya siswa yang cukup cerdas dan rangking selalu sepuluh besar? Namun, itulah kenyataan yang mesti saya terima.

Beberapa hari kemudian saya meninggalkan kota Watansoppeng menuju ke Makassar. Kalau saya tetap di kampung niscaya saya akan semakin terpuruk dalam ketidakpastian masa depan. Saya dan Ibu saya berencana berkonsultasi ke Pak Wahid. Saya menginap di rumah keluarga di Maccini.

Besoknya saya dan Ibu saya menemui Pak Wahid, beliau sama herannya dengan Ibu saya. Akhirnya disepakati saya menunggu UMPTN berikutnya saja, sambil belajar lagi saya tinggal di tempat usaha komputer Pak Wahid yang bernama Iptek Computer. Karena kalau harus sekolah di swasta saya rasa Ibu saya tidak sanggup membiayai, sementara masih ada adik saya dua orang yang masih sekolah. Uang pensiun Bapak saya ditambah gaji Ibu saya sebagai guru SD tak akan cukup.

Jadilah saya bekerja di Iptek Computer. Di tempat ini saya belajar mengoperasikan komputer, mulai dari ngetik di word, menggambar di corel, hingga belajar sedikit bahasa pemrograman. Tidak lupa di saat tidak ada pelanggan saya belajar soal-soal UMPTN. Saat itu, saya juga ikut pendidikan wartawan jarak jauh yang pusatnya di Blora, Jawa Tengah. Lumayanlah buat menambah ilmu, wawasan, dan mengisi waktu kosong.

Hampir setahun saya di Iptek Computer, UMPTN hampir datang lagi. Saya kemudian pindah ke Iptek College yang menyewa gedung di Bawakaraeng. Di sini saya tinggal, ikut bimbingan, dan mengurus operasional Iptek College. Lumayanlah di samping belajar, saya juga dapat bayaran. Biaya ikut UMPTN pun dibayarin.

UMPTN yang kedua ini saya memilih Geofisika sebagai pilihan pertama, Fisika pilihan kedua, dan Ilmu Politik sebagai pilihan ketiga, kebetulan waktu itu saya ambil IPC. Ujian kali ini saya pasrah saja, semua kemungkinan bisa saja terjadi namun yang terpenting seya telah berusaha sebaik yang saya mampu. Alhamdulillah saya diterima di Geofisika Unhas.

Capek juga ngetiknya ntar disambung lagi🙂🙂🙂

13 Responses to Saya

  1. Adink says:

    Halo Suki🙂

  2. imo says:

    gimana kabarnya kus? wah..wah..baca blogmu, keknya dah kena macet di bus yah…hehehehehe. ga maksud tuk bahagia diatas penderitaan orang lho!, tapi membaca blogmu dan lihat foto2 narsismu jadi teringat seorang teman yang masih survive di tengah semrawutan, kemacetan, bising, polusi kota jakarta..huuuu takut (hehe), tetap semangat kus!!, ta’doain.

  3. mappe says:

    Blog yang bermanfaat,,, aku jadi tau ttg seismik dikit dari sini…Salam kenal ya…

  4. Arman says:

    begaya ente bikin blog sendiri, pake nampang foto lagi, fotonya kita di pajang juga dong biar sedunia kenal siapa kite gitu biar jadi seleb di dunia maya. succes for you bro we are still loving you and praying for you to the god we hopr you back to the country (indonesia, Makassar, Soppeng) you are not fat anymore. your Brother Arman

  5. chambank '96 says:

    Salam Jumpa
    walau hanya dalam dunia yang “maya”.
    BLOGnya Bagus

    lahay96@yahoo.com

  6. kirman says:

    Tengkyu sudah berkunjung kanda. Salam jumpa juga.

  7. danar says:

    Hebat bener mas kirman, uda go internasional.
    Inget dulu waktu kerja sekantor di geoscience, walaupun hanya kerja bareng sebulan aja. Ternyata mas kirman juga ngak lama kerja disananya ya. Makin jago aja nih processing seismicnya. Sukses terus buat karirnya.
    salam wiggle seismic.

  8. acank says:

    salam..
    agatu kareba daeng??? mallise’ ni? :D:D:D

  9. kirman says:

    Salam juga…
    Alhamdullih sudah.

  10. alul says:

    Assalamualaikum Pak kirman
    saya di tugaskan teman-teman di Angingmammiri tuk me-review Blog ta
    saya sudah buat..jika berkenen jalan-jalan maki ke http://achfan.multiply.com/reviews/item/23
    ok pak….salam kenal..salam ukhuwah
    wassalamualaikum

  11. Victor P Limbong says:

    Oi Ikus… kemana aja loe… lama ngga ketemu… bingung juga waktu liat ada comment di blog. Eh tak taunya kawan satu ini…🙂

    * Halo pren… lama tak bersua kita ya. Ane tak kemana-mana, masih di sini2 aja.

  12. pia says:

    Asslm, kak. mo tanya, bgemana caranya u jadi anggota HAGI? susahkah? keuntungan2nya?

    * Gampang kok, cukup download form-nya dari site HAGI (www.hagi.or.id) trus bayar iuran 75rb. Jadi deh anggota HAGI. Keuntungannya banyak, asal aktif di setiap acara HAGI, milis HAGI, dll.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s