Menjalin Keakraban di Lubana Sengkol, Serpong


Hari Minggu yang lalu, tepatnya 6 April 2014, saya bersama beberapa tetangga berlibur bersama ke Lubana Sengkol, Serpong. Ada saya, Om Ben, Om Sani, dan Pak Yanto, masing-masing membawa keluarga. Tujuannya sih yang Bapak-Bapak mancing, sedangkan anak-anak outbound ditemani Ibu-ibu. Kebetulan di Lubana Sengkol tersedia tempat untuk outbound, kolam buat mancing, dan tentu saja tempat makan.

Lubana Sengkol ini tidak terlalu jauh dari perumahan kami, sekitar setengah jam perjalananlah, kalau lancar🙂. Dari pertigaan Pamulang 2 arah Pamulang 1, belok ke kanan melalui jalan Puspitek Raya. Perempatan Muncul, dekat ITI, masih terus lagi. Tak lama akan kelihatan papan nama Lubana Sengkol di sebelah kanan jalan.

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 08.00 pagi, lewat dikit lah. Setiba di sana, Pak Yanto, Om Ben, dan Om Sani sudah standby dengan pancingan masing-masing. Saya bergegas menyewa satu joran juga seharga Rp 15.000,- sampai puas. Umpan sudah ada, jadi tinggal ambil posisi. Karena baru pertama kali mancing pakai joran canggih, cara lemparnya mesti belajar dulu sama Om Ben yang nampaknya sudah profesional. Nampaknya aja… hehehe.

Habis masang pancingan, anak-anak mau outbound. Tadinya mau mancing aja, tapi mau ambil foto akhirnya pancingan ditinggal aja. Terakhir, semua Bapak-bapak malah bergabung di arena outbound. Outbound dipandu oleh beberapa orang, meskipun hanya enam anak yang ikutan, tapi mereka memandu dengan antusias dan profesional.

Dimulai dengan permainan untuk mencairkan suasana, kemudian main lempar bola yang dibagi dua kelompok, trus naik perahu kano, setelah itu panjat dinding yang dilanjutkan dengan flying fox, menangkap ikan di kolam, mandi di sungai, dan diakhiri dengan bersih-bersih. Anak-anak puaslah pokoknya bermain.

Setelah itu, Bapak-bapak kembali ke pancingan yang ternyata setelah ditinggal lama belum juga dapat ikan. Maklum ini kolam gurame yang agak susah dipancing, komentar Bapak-bapak. Entah itu benar atau tidak, tapi sampai pulang tidak satupun dari kami yang berhasil mendapatkan ikan. Rencana bakar ikan dari hasil pancingan akhirnya diubah dengan memesan saja…😀.

Sehabis makan siang dan rehat sejenak, kamipun meninggalkan Lubana Sengkol bersama rasa penasaran akan ikan Gurame yang tak satupun berhasil kami pancing.

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in Jalan Jalan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s