Pengalaman Memperpanjang SIM di Gerai SIM Blok M Square


Berawal dari obrolan bersama seorang kawan di KRL yang topiknya macam-macam, mulai pemilu, pajak, STNK, dll tiba-tiba saya teringat dengan masa berlaku SIM saya yang sepertinya akan habis masa berlakunya akhir bulan Maret ini. Setiba di kantor langsung saya cek. Benar saja, kedua SIM saya habis bersamaan di akhir bulan. Berarti mesti diperpanjang sesegera mungkin, kalau ditunda-tunda nanti lupa dan lewat.

Cuma, alamat SIM saya masih pakai alamat lama di Jakarta Selatan sedangkan KTP sudah pindah ke Tangerang Selatan. Gimana ya? Apa mesti buat baru atau dimutasi aja? Cari jawabannya nanya Om Google akhirnya.


Dari banyak postingan, semuanya mengatakan kalau pindah daerah harus mutasi dulu baru bisa diperpanjang. Caranya, datang ke penerbit awal SIM minta cabut atau keterangan mutasi kemudian berkasnya dibawa ke tempat SIM baru untuk diperpanjang. Wow, ribet juga kalau mesti ke Daan Mogot dulu baru ke Tiga Raksa.

Membayangkan ribetnya akhirnya saya telepon salah satu biro jasa yang nomornya ketemu di Google. Setelah saya jelaskan, ongkosnya 1.35 juta, mutasi sampai perpanjangan diurus mereka. Mahal juga, googling biro jasa lain dan ketemu yang lain. Yang ini menawarkan 800 ribu untuk dua SIM dan tidak perlu mutasi, perpanjangannya bisa di Polres Jaksel. Ah, masih mahal juga.

Penasaran apakah benar tidak perlu mutasi, saya tanya Om Google lagi. Nemu salah satu postingan yang menyatakan bahwa jika wilayah hukumnya masih sama, maka bisa diperpanjang tanpa mutasi. Di bagian lain postingannya ada alamat SIM keliling dan gerai SIM di beberapa mall. Saya putuskan ke gerai SIM saja di Blok M Square, tidak begitu jauhlah dari kantor.

Jum’at pagi tadi, sekitar jam 9 lewat dikit saya pun menuju ke sana. Berbekal 2 lembar fotokopi KTP dan SIM, serta uang tentunya buat ongkos jalan dan biaya perpanjangan SIM. Jam 10 kurang saya sudah tiba di lokasi. Berbekal informasi satpam mall, katanya gerai SIM ada di basement, bukanya jam 10. Saya bergegas ke bawah, rupanya sudah buka dan sedang melayani beberapa meskipun belum jam 10. Langsung ke bagian pendaftaran, diminta fotokopi SIM dan KTP 2 lembar. Untung sudah saya siapkan. Terus saya tanya soal alamat saya yang ganti, katanya tidak masalah bisa diperpanjang karena masih wilayah sama Polda Metro. Habis itu langsung tes mata, baru kemudian mengisi formulir perpanjangan.

Selang beberapa menit kemudian nama sayapun dipanggil untuk bayar dan kemudian foto. Tak lama, SIM baru pun jadi. Total waktu yang saya habiskan tidak lebih dari setengah jam dan jauh lebih hemat tentunya. Cuma, setelah saya perhatikan ukuran SIM yang baru ini kok masih sama dengan yang lama, padahal sudah diperpanjang…🙂

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in RupaRupa and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Pengalaman Memperpanjang SIM di Gerai SIM Blok M Square

  1. pia says:

    diperluas mungkin kak, supaya tambah besar, qeqe

  2. ferry says:

    apakah pas perpanjang perlu menunjukan 2 ktp karena alamatnya sudah berbeda? karena saya juga dlm kondisi yang sama. Ada 2 sim yg mau mati, salah satu simnya masih alamat rumah orang tua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s