Dari Soppeng untuk Indonesia (2)


Pada tulisan sebelumnya, saya sudah menuliskan dua tokoh yang berkiprah secara nasional yang berasal dari Soppeng. Kali ini saya akan menambah dua tokoh lagi, semoga bisa menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Soppeng khususnya saya pribadi untuk berprestasi hingga ke tingkat nasional atau bahkan internasional.

Harifin Andi Tumpa

Harifin-Tumpa-tribunnews

Foto dari tribunnews.com

Secara pribadi saya hanya mengenalnya melalui layar kaca. Itupun setelah beliau menjabat sebagai ketua Mahkamah Agung. Berikut profil singkatnya, sebagaimana tertulis di profil.merdeka.com.

Harifin Andi Tumpa SH, MH adalah Ketua Mahkamah Agung ke-12 yang menjabat sejak 15 Januari 2009 hingga 8 Februari 2012. Pria kelahiran Soppeng, Sulawesi Selatan, 23 Februari 1942 ini menggantikan Bagir Manan dan kemudian digantikan Hatta Ali.

Perjalanan karir Harifin Tumpa sebagai hakim terbilang cukup mulus. Pria yang membekali pendidikan hukum dari Sekolah Hakim dan Djaksa di Makassar pada 1959-1963 serta Sarjana Hukum dari Universitas Hasanuddin Makassar lulus tahun 1972 ini langsung memulai karirnya di Pengadilan Negeri Takalar tahun 1969 sebagai hakim. Kemudian ia menjadi Ketua Pengadilan Negeri di beberapa tempat di Sulawesi Selatan dalam periode 1972-1989.

Sebelum akhirnya pindah ke PN Jakarta Barat tahun 1989, Harifin sempat menyelesaikan Program Pascasarjana dari Universitas Leiden 1987. Ia kemudian menjabat juga sebagai Ketua PN Mataram di tahun 1994, Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Makassar pada 1997. Magister Hukum diraihnya dari Universitas Krisnadwipayana Jakarta pada 1998-2000 bersamaan dengan jabatannya sebagai Direktur Perdata tahun 1997-2000.

Harifin Tumpa tercatat juga menjadi Wakil Pengadilan Tinggi Palembang selama 2001. Tahun 2002-2004, ia pindah lagi ke Palu dan menjadi Ketua Pengadilan Tinggi dan mulai terjun menjadi Hakim Agung sejak 14 September 2004.

Harifin muda menikahi Herawati setelah berpacaran selama dua tahun dan Harifin lulus Sarjana Hukum tahun 1972. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai dua anak yakni Andi Hartati Harifin dan Andi Julia Cakrawala. Hingga 2012, sudah ada 6 cucu yang melengkapi kebahagiaan Harifin dan Herawati.

Zaenal Abidin

Foto dari klikdokter.com

Foto dari klikdokter.com

Beliau ini adalah Ketua Umum PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia) 2012 – 2015. Berikut ini profilnya sebagaimana yang tertulis di klikdokter.com.

Pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin ini bernama lengkap dr. Zaenal Abidin, MH.Kes. Beliau menyandang gelar dokter pada tahun 1997, dan beberapa tahun kemudian melanjutkan pendidikan Magister Hukum Kesehatan pada Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum di universitas yang sama. Pada saat itu, dokter kelahiran Soppeng 48 tahun silam ini telah menjadi pengurus IDI, dan belum banyak dokter yang tertarik untuk mendalami bidang hukum kesehatan. Sementara itu kasus hukum yang berkaitan dengan profesi dokter semakin banyak, terutama setelah lahirnya UU Praktik Kedokteran. Hal ini juga tak lepas dari keterbukaan informasi yang semakin luas di era global, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa di negara-negara lain pasien dapat mengajukan komplain bahkan memperkarakan secara pidana apabila merasa tidak puas dengan pelayanan yang diberikan oleh dokter ataupun rumah sakit.

Kiprahnya di berbagai organisasi, baik saat masih menjadi mahasiswa hingga telah meraih gelar dokter, membuat dr. Zaenal dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) periode 2012-2015. Pria yang beristrikan juga seorang dokter ini sebelumnya menjabat sebagai Sekretasis Jenderal PB IDI. Prinsip yang selalu dipegangnya dengan teguh adalah berbuatlah yang terbaik sebanyak-banyaknya bagi orang lain, manfaatnya akan kembali ke diri kita sendiri.

Dengan kesibukan sehari-hari yang padat, beliau mengingatkan bahwa kita harus selalu mengatur pola makan dan asupan gizi. dr. Zaenal juga mengajak kita untuk mengkonsumsi gula dan garam sesuai dengan kebutuhan dan dalam batas kewajaran. Meski terlihat sepele, pengaturan seperti ini dapat menghindarkan kita dari masalah kesehatan di masa datang. “Kembalilah ke pola hidup sehat, perbanyak konsumsi serat, atur pola makan  dan olahraga yang teratur,” ujarnya.

Meski bukan ahli gizi, beliau menganggap masalah gizi ini sangat penting untuk diperhatikan. Bersama-sama koleganya para dokter yang berkecimpung di bidang gizi, beliau mendirikan yayasan yaitu Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi sejak tahun 2010 yang lalu. Lahirnya yayasan ini diawali dari berbagai diskusi antara beliau dengan para ahli gizi tersebut, yang memproyeksikan kemungkinan masalah kesehatan di Indonesia yang akan terjadi di masa depan. Ternyata, sebagian besar masalah tersebut berpangkal dari masalah gizi. Dengan adanya edukasi mengenai gizi bagi masyarakat luas, masalah malnutrisi (kurang gizi) atau justru gizi berlebih dapat dihindari.

Sejauh ini, berbagai kegiatan telah dilakukan oleh yayasan tersebut, baik secara online maupun offline. Media massa kerap diundang untuk berdiskusi mengenai masalah gizi. Selain itu, diskusi publik mengenai masalah gizi di Indonesia dilakukan secara rutin, dan hasilnya dirilis di berbagai media massa baik cetak maupun digital. Anak usia sekolah pun tak luput menjadi target kegiatan yayasan ini. Pihak yayasan mengadakan kegiatan di berbagai sekolah dengan tujuan mengenalkan gizi yang baik kepada anak-anak sedini mungkin, lalu mengenai pentingnya sarapan dan pola makan yang benar. Anak juga perlu diajarkan cara membaca dan mengerti arti dari label yang tertera di balik kemasan makanan yang dijual di supermarket. Ke depannya dr. Zaenal bercita-cita seluruh masyarakat Indonesia di pelosok desa maupun kota besar dapat lebih menyadari pentingnya asupan gizi dan saling berbagi informasi.

Nah, demikianlah dua tokoh lagi dari Soppeng. Sampai jumpa di seri berikutnya…🙂

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in Artikel and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s