Ketika yang Absolut Belajar Relatif


Tak terasa saat ini sudah memasuki bulan ketiga saya menuntut ilmu di Program Magister Petroleum Geoscience, Universitas Gadjah Mada, kelas Jakarta. Mungkin ada yang bertanya kenapa ambil di sana, itukan lebih banyak belajar geologinya dibanding geofisikanya. Padahal, latar belakang pendidikan saya adalah geofisika. Apa nanti tidak kewalahan untuk menyesuaikan atau mengejar ketertinggalan, sementara masih harus bekerja juga. Bagaimana mengatur waktunya, dll.

Perbedaan latar belakang pendidikan ini telah disinggung pada awal kuliah. Bahwa masalah terbesarnya adalah kurang usaha yang mungkin disebabkan oleh kurang waktu untuk mengejar pengetahuan dasar geologinya. Karena tidak mungkin dosennya membahas yang dasar lagi, inikan sudah tahap lanjut. Tapi, itulah kenyataan yang dialami oleh saya dan sebagian teman-teman yang latar belakangnya bukan geologi. Terkadang blank jika mendapati istilah-istilah yang tidak familiar.

Salah seorang dosen pernah mengungkapkan bahwa salah satu perbedaan orang geologi dan geofisika adalah kalau orang geologi itu relatif, sedangkan orang geofisika absolut. Geologist terbiasa menggunakan ungkapan relatively, likely, atau mostly. Misalnya jika ditunjukkan sebongkah batuan, mungkin seorang geologist akan mengatakan batuan itu likely sandstone. Sedangkan, geophysicist yang terbiasa dengan fisika dan angka biasanya berbicara tentang sesuatu yang absolut. Mulai dari panjang gelombang, frekuensi, amplitudo, dll, semuanya itu merujuk pada suatu angka tertentu.

Meskipun tertatih untuk menyesuaikan, paling tidak pengalaman selama bekerja sangat membantu. Satu kunci yang perlu diingat ketika belajar geologi adalah bahwasanya bumi kita itu logis. Jadi, ketika ada suatu peristiwa geologi seharusnya bisa dijelaskan secara masuk akal.

Salah satu kelemahan yang saya rasakan sebagai geophysicist adalah kemampuan menjelaskan proses geologi tersebut. Kata seorang bijak, data-data geofisika jika tidak bisa diterjemahkan atau dijelaskan secara geologi hanyalah sebatas angka-angka semata. Nah, harapan saya dengan sekolah ini nantinya bisa bercerita banyak tentang geologi di balik data-data geofisika khususnya seismik.🙂

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in About Me and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s