Tips Mengatasi Bibir Pecah Akibat Kelembaban Udara Rendah


Masalah yang selalu saya alami jika berkunjung ke Sana’a salah satunya adalah bibir pecah-pecah. Ini disebabkan oleh rendahnya kelembaban udara di daerah ini, hanya berkisar 10%. Bandingkan dengan Jakarta yang kelembaban udaranya bisa sekitar 60%.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih sebenarnya kelembaban udara itu. Kelembaban udara adalah jumlah uap air yang terkandung dalam udara. Semakin kecil kelembabannya maka semakin sedikit uap air yang dikandungnya. Wajar saja jika saya mengalami bibir pecah-pecah di Sana’a. Lantas bagaimana mengatasinya?

Pakai lip gloss. Ini semacam lipstik, tapi bukan lipstik. Jangan sampai salah seperti yang pernah dialami oleh seorang teman kantor. Akibatnya jadi bahan tertawaan karena bibirnya benar-benar merah. Lip gloss tidak berwarna dan bermanfaat untuk menjaga kelembaban bibir. Sebaiknya pakai lip gloss yang tidak pakai rasa-rasa dan jangan sering-sering, nanti kecanduan… hehehe.

Perbanyak minum air putih. Ini juga sangat membantu, selain karena memang cuacanya panas tentunya…šŸ™‚

Itulah dua hal yang saya lakukan untuk mengatasi bibir pecah-pecah akibat kelembaban udara yang rendah.

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in My Jobs and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s