Romantika Surat Pak Pos


Hari Sabtu yang lalu baca artikel tentang Pos, tiba-tiba teringat masa-masa SMU dulu. Waktu itu sekitar tahun 1994. Handphone dan social media belum ada. Andalan untuk komunikasi adalah melalui surat yang dikirm melalui pos.
Saya termasuk orang yang gemar surat menyurat, bahkan berlangganan majalah sahabat pena dan memiliki sahabat pena hampir di seluruh Indonesia. Selain itu, saya juga suka mengoleksi perangko dan masuk anggota perkumpulan Filatelis di kampung.

Waktu itu, koperasi sekolah saya kerjasama dengan pos. Setiap hari ada petugas yang selalu datang ke sekolah untuk mengecek dan mengambil jika ada yng ingin mengirim surat. Jadi, tidak perlu repot ke kantor pos. Cukup di koperasi sekolah saja, di situ sudah tersedia perangko.

Dari sahabat pena itu saya banyak mengenal tempat di Indonesia dan juga memperkenalkan kampung saya ‘Soppeng’ ke mereka. Menulis surat, menanti balasan, dan menulis balasan surat menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan. Saya bahkan menyimpan semua surat yang saya terima. Sayangnya ketika pindahan rumah surat-surat itu entah tercecer kemana.

Selamat ulang tahun PT. Pos Indonesia…

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in Nostalgia and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s