Agar Bulan Ramadhan Lebih Bermakna


Tulisan ini saya elaborasi setelah mengikuti tausiyah atau ceramah ramadhan yang dilakukan setiap ba’da dhuhur di Bakrie Tower. Tadi tausiyah diisi oleh Ustadz Jalaluddin Pane dengan tema “Agar Bulan Ramadhan Lebih Bermakna”.

Ada beberapa amalan yang dapat dilakukan selama bulan ramadhan. Yang pertama tentu saja berpuasa dengan niat yang ikhlas. Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang menunaikan puasa ramadhan karena keimanan semata dan mengharapkan pahala dari Allah, maka Allah ampuni semua dosanya yang lalu” (HR Bukhori & Muslim).

Berpuasalah dengan sungguh-sungguh agar puasa kita tidak hanya membuahkan lapar dan dahaga. Hal-hal apa saja yang bisa membuat puasa kita sia-sia? Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang tidak berhenti dari berkata dusta dan masih melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak berguna (seperti bakar mercon, menghabiskan waktu main musik, main gaple), maka Allah sama sekali tak butuh kepada orang ini sekalipun ia tak makan dan tak minum dan mengaku bahwa ia sedang puasa” (HR Bukhori).

Daripada melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan sia-sianya puasa kita, lebih baik kita melakukan amalan lainnya yaitu membaca Al-Qur’an, mempelajari isinya, memahami maknanya, dan senantiasa berusaha mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berusahalah melaksanakan Qiyamullail (tarawih) secara berjamaah. Rasulullah SAW bersabda “Siapa saja yang sholat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, Allah ampuni semua dosanya yang lalu” (HR Bukhori & Muslim).

Selain itu, perbanyaklah shadaqah selama bulan ramadhan, sebagaimana sabda nabi “Semulia-mulia shadaqah adalah di bulan Ramadhan” (HR Nasa’i).

Memberi makanan dan atau minuman kepada yang berpuasa juga akan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT, sebagaimana tergambar dalam hadist Rasulullah SAW “Siapa saja yang memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, Allah berikan pahala untuknya seperti pahala orang yang diberinya buka puasa, tanpa mengurangi pahalanya (orang yang diberi buka puasa) sedikitpun” (HR Tirmidzi).

Demikianlah beberapa amalan yang dapat dilakukan agar puasa kita di bulan ramadhan ini lebih bermakna. Masih ada beberapa amalan sebenarnya, namun karena keterbatasan waktu sehingga tidak dapat dipaparkan.

Mudah-mudahan bermanfaat… Amin…

 

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in Puasa Ramadhan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s