3 Pilar Kompetensi


Menurut Kamus Kompetensi LOMA (1998), kompetensi didefinisikan sebagai aspek-aspek pribadi dari seorang pekerja yang memungkinkan dia untuk mencapai kinerja yang superior. Tidak aneh jika kemudian kompetensi ini menjadi pertimbangan utama dalam rekruitmen karyawan. Terus, apa saja aspek-aspek yang mesti kita miliki sehingga kita dinilai memiliki kompeten dibanding yang lainnya???

Menurut Tanri Abeng dalam bukunya, ada 3 pilar yang membangun kompetensi yaitu, knowledge (ilmu/pengetahuan) , skill (keterampilan) , dan attitude (sikap).

* Knowledge (ilmu/pengetahuan)
Sebagai seorang geophysicist atau calon geophysicist tentunya kita dituntut memiliki ilmu dan pengetahuan yang memadai tentang bidang ilmu yang kita tekuni. Bukan hanya basic ilmunya saja, tapi jika ingin bisa bersaing dan memenangkan persaingan dibutuhkan lebih dari itu. Memang dibutuhkan etxra time, atau bahkan kita harus meluangkan waktu untuk lebih banyak membaca dan membaca lagi, mengkaji dan mengkaji lagi. Namun, hasilnya akan sangat bermanfaat di masa yang akan datang. Perlu diingat, kedalaman ilmu dan luasnya pengetahuan akan berpengaruh positif terhadap kepercayaan diri kita. Kenapa banyak yang gagal di tes wawancara, salah satu faktornya adalah kurang percaya diri saat berhadapan dengan pewawancara. Hal ini banyak disebabkan oleh keraguan terhadap ilmu/pengetahuan yang dimiliki.

* Skill (keterampilan)
Hal lain adalah keterampilan. Dengan memiliki keterampilan berarti anda siap bekerja dan kebanyakan perusahaan mencari calon karyawan yang siap bekerja. Bagaimana cara kita meningkatkan keterampilan? ?? Ada banyak cara, tergantung ke arah mana anda menuju. Sebagai geophysicist, tentukan dulu spesifikasinya. Misalnya mau geolistrik, maka anda mesti terampil akuisisnya, trus trampil juga olah datanya, dan interpretasinya. Demikian juga yang lainnya. Tapi, ada keterampilan yang sekarang menjadi wajib dimiliki yaitu keterampilan berbahasa Inggris dan keterampilan komputer. Keterampilan wajib ini bisa dipelajari sendiri ataupun melalui kursus. Bagaimana dengan keterampilan profesional? Keterampilan ini bisa diperoleh melalui KP atau magang di perusahaan yang sesuai dengan minat masing-masing. Yang tertarik di seismik bisa KP/magang di oil & gas kumpeni/service. Namun, kurangnya kesempatan untuk bisa KP/magang di oil & gas kumpeni jangan menjadi penghalang, karena sekarang banyak software open source yang bisa didownload dan dioperasikan untuk skala laboratorium. Masa-masa mahasiswa adalah masa yang paling pas untuk urusan KP/magang ini, setelah itu statusnya akan berubah menjadi job seeker. Dan ingat, job seeker itu melamar untuk bekerja, bukan lagi untuk belajar bekerja.

* Attitude (sikap)
Hal ini tidak kalah pentingnya dengan yang dua di atas. Karena orang pintar dan terampil  bisa dicari dan tergantikan, jika tidak memiliki sikap yang baik. Sikap kita dalam bekerja dan bergaul akan sangat mempengaruhi atmosfir lingkungan kerja kita. Juga berpengaruh besar terhadap terbentuk team work dengan rekan kerja yang lain. Pembentukan sikap ini bisa dilatih melalui interaksi kita di himpunan, di pondokan, dll.

Demikianlah, mudah-mudahan bisa menambah khasanah wawasan kita. Jika ada kekurangan mohon dikoreksi, soalnya ini tulisan saya elaborasi setelah membaca bukunya Tanri Abeng yang berjudul “Profesi Manajemen”.

About Kirman

Seorang Geophysicist dan Blogger. Jika tidak sedang menghabiskan waktu luang dengan Fika dan Rayyan, Ia suka menulis di KirmanSyam.com dan MasterPresentasi.com.
This entry was posted in Self Improvement and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s