Archive

Archive for the ‘Desert Operation’ Category

Lunch Bareng Badui

15 May 2009 Leave a comment

Kamis siang ini kami diajak oleh salah seorang syekh (semacam pimpinan) Badui untuk makan siang bersama. Hidangan yang dihidangkan adalah kambing muda yang dimasak di atas batu. Ini adalah masakan khas mereka. Hampir semua Gallo staff yang ada di lapangan ikut, plus beberapa orang service company yang juga dari Indonesia ikut dalam acara makan siang yang berlangsung akrab ini.

Acaranya digelar di gurun pasir beralaskan terpal dan dinaungi oleh tumbuhan gurun. Suhu di lapangan yang berkisar 40 derajat celcius menambah hangat jalannya acara.

100_2759

Read more…

Categories: Desert Operation

Rock Palace, Yemen

29 April 2009 Leave a comment

Seperti halnya negara-negara Arab, hari Jumat merupakan hari libur nasional di Yaman. Mumpung libur saya gunakan untuk mengunjungi salah satu tempat wisata yang lokasinya tidak begitu jauh dari Sana’a, ibukota Yaman. Rock Palace, terletak di Wadi Dhar berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Sana’a.

rockpalace01

Rock palace ini merupakan istana Imam Yahya yang memerintah dari tahun 1904 hingga 1948.

Read more…

Categories: Desert Operation

Masjid Abdullah Saleh, Yemen

29 April 2009 Leave a comment

Setahun tak ke Yaman ternyata masjid yang dulu belum kelar sekarang sudah selesai dan bisa digunakan. Bersama bos saya dan ditemani Pak Malik (orang Indonesia yang sudah menetap di Yaman selama 8 tahun dan beristri Yemenia pula) kami shalat Jumat di Masjid yang besar dan megah ini.

masjid011

Masjid ini diberi nama Abdullah Shaleh sesuai dengan nama Presiden Yaman yang memprakarsai sekaligus penyandang dana pembangunan masjid yang menjadi kebanggaan rakyat Yaman.

Read more…

Categories: Desert Operation

Dubai City Tour

27 November 2007 2 comments

Dubai Macet

Pesawat yang saya tumpangi – Emirates – mendarat di Bandara Internasional Dubai sekitar pukul 01.00 siang, setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Sana’a Yemen. Rencananya penumpang transit tujuan Singapura dan Jakarta akan menginap satu malam di Dubai. Untuk kelas bisnis, kami diinapkan di Hotel Le Meridien yang lokasinya cukup dekat dari bandara.

Setelah melalui proses imigrasi, saya pun diantar oleh emirates menuju hotel. Pesan teman-teman di Sana’a masih teringat, “Pokoknya Man, begitu sampai hotel tak perlu mandi langsung aja keluar keliling Dubai. Jalan-jalan plus belanja di Dubai City Center”. Selang beberapa menit kemudian saya sudah di hotel. Baring-baring sebentar terus ke recepcionis nanya-nanya caranya kalau mau jalan-jalan keliling Dubai. Sama recepcionis saya diminta ke Business Center hotel, katanya di sana informasinya lengkap. Maka ke sanalah saya.

Read more…

Categories: Desert Operation

Akhirnya Ketemu Ikan

20 October 2007 Leave a comment

Setelah hampir sebulan hanya disuguhi nasi putih plus masakan Arab dan masakan China. Semalam saya senang sekali karena di dining room tersaji dengan seksinya ikan masak. Jadi ingat kampung halaman. Teman pun langsung bercanda “Man, ada ikanG nih, makanan favorit orang Makassar”.

Ikan masak

  Read more…

Categories: Desert Operation

Ied in Yemen : No “Burasa’”, No “Nasu Manu’”

12 October 2007 Leave a comment

Matahari pagi masih malu-malu menampakkan sinarnya ketika seseorang mengetuk pintu kamarku. Udara dingin membuatku malas bergerak, begitupun dengan teman kamarku, ia masih asyik meringkuk di bawah selimut tebalnya. Ketukan terdengar sekali lagi, mungkin hal yang penting pikirku. Perlahan saya lihat jam tangan yang ada di sampingku, sepintas terlihat tanggal 12. “Astaga” ini kan hari lebaran Idul Fitri. Pasti tadi itu si Rambo, Rambo adalah salah satu crew di bagian laundry yang berasal dari Tanzania.

Mungkin memikirkan hal yang sama, teman kamarku bergegas membuka pintu tapi si pengetuk tak nampak lagi. Saya ambil jaket dan bergegas ke kamar mandi. Setoran dulu terus cuci muka secukupnya. Rencananya crew akan melakukan shalat ied pagi ini. Namun, saya tengok di camp crew kelihatannya sepi-sepi aja. Ternyata mereka melakukan shalat ied di luar camp, dipimpin oleh salah seorang driver yang jadi imam. Baru mau ke kamar untuk siap-siap, ternyata mereka sudah bubaran. Tidak jadi deh ikutan shalat ied.

Akhirnya, saya dan teman-teman tinggal salam-salaman aja. “Minal aidin wal waidzin” ucap saya pada beberapa crew. Beberapa ada yang menjawab “Minal aidin”, ada juga yang menjawab “Ied mubarak”. Ada juga yang bertanya “Moslem?”, saya jawab “Naam” yang disambut kata “Alhamdulillah” sama mereka. Mungkin dipikirnya saya Cina juga (maklum kontraktornya dari Cina).  Kalau perawakan sih mungkin, tapi warna kulit sangat tidak memungkinkan… :)

Setelah itu, saya ke kantor, sepi rasanya. Kalau di kampung, habis shalat begini pasti Etta sudah sibuk di rumah menyiapkan segala sesuatunya untuk baca doa. “Suka, baki’nya simpan di possi bola“, “Jus, gelasnya diisi air”, “Suki, nasu manu’nya di angkat dari kompor”, aturnya pada kami-kami. Terkadang juga ada teriakan “Jus, ayamnya jangan dimakan dulu, pemmali, nanti kalau sudah baca doa baru boleh”, teriak Etta pada adik saya yang suka mencolek paha ayam yang belum dibaca. “Ah, jadi kangen rumah, kangen Etta, kangen istri saya, kangen adik-adik, kangen suasana lebaran di kampung”.

Habis baca doa pasti saya akan terbaring kekenyangan, sikat sana sikat sini. Karena belum sarapan saya ke ruang makan, ternyata sudah tak ada apa-apa. Maklum, waktu sarapan di sini dari jam 5 sampai jam 6 pagi, habis itu wassalam. Pilihan terakhir makan mie, untungnya teman sekamar saya bawa mie instant 2 dus dari Indonesia. Jadilah Indomie itu menjadi santapan istimewa saya di hari raya Idul Fitri ini.

Kalau di kampung, pasti istri saya akan memasakkan sesuatu yang istimewa. Lebaran ini adalah lebaran kami yang pertama setelah menikah. Tapi, karena ada kerjaan tidak jadilah kami berlebaran bersama.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. Minal Aidin Wal Faidzin. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Ied Mubarak.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Categories: Desert Operation

Trip to the Field

7 October 2007 2 comments

Setelah empat hari terdampar di hotel, karena tak ada pesawat, akhirnya berangkat juga kami ke lapangan. Dari Sana’a kami terbang menuju Al Qaida, kota terdekat dari lapangan perusahaan saya. Jadwal pesawat ke sana hanya sekali seminggu, itupun kadang dibatalkan. Sementara kalau dari kota lain ke lapangan waktu tempuhnya terlalu lama, misalnya dari Mukalla ke lapangan memakan waktu 11 jam, dari Seyyun sekitar 7 jam. Sedangkan dari Al Qaida cuma 4 jam offroad. Sana’a ke Al Qaida akan ditempuh selama 2 jam, pesawat akan transit di Mukalla.

Sanaa - Al Qaida

Read more…

Categories: Desert Operation

Buka Puasa in Yemenia Style

7 October 2007 Leave a comment

Hari pertama di Yaman, kami berlima ditambah empat orang lagi yang lebih dulu di Yaman diundang oleh Mr. Aldib (GM kantor Yaman) untuk berbuka puasa bersama di rumahnya. Jadilah kami bersembilan berangkat dari kantor menuju rumah Mr. Aldib dengan menumpang 2 toyota Prado, diantar oleh sopir kantor Mr. Saleh dan Mr. Anwar. Buka puasa ini mungkin untuk menyambut kami yang baru datang dan melepas empat orang yang akan pulang ke Indonesia keesokan harinya.

Di meja makan

Read more…

Categories: Desert Operation

The Hotel and The Food

7 October 2007 Leave a comment

Movenpick Hotel, Sana’a…., hotelnya cukup nyaman dan bersih. Di sekitarnya juga banyak tumbuhan hijau, kontras sekali dengan kondisi sekelilingnya yang berwarna coklat. Fasilitas yang dimiliki juga cukup lengkap, mulai dari kolam renang, spa, fitness, dll. Dan yang paling menyenangkan adalah resepsionisnya ada beberapa orang cewek dari Indonesia.

The Hotel

Read more…

Categories: Desert Operation

Trip to Yemen

6 October 2007 Leave a comment

Yemen

Setelah ditunda selama hampir seminggu karena visa belum jadi, akhirnya jadi juga saya berangkat ke Yaman pada hari Selasa tanggal 25 September 2007. Sebelumnya, pada hari Minggu saya mengantar istri saya ke bandara untuk balik ke Makassar. Hiks…, sedih juga.

Kami berlima ke Yaman dalam rangka proyek seismic 2D perusahaan tempat saya bekerja. Dengan menumpang pesawat Emirates kami bertolak ke Yaman dari Bandara Soekarno – Hatta sekitar pukul 21.00 WIB. Pesawat akan transit di Singapura, Colombo, dan Dubai.

Jakarta - Sana’a

Read more…

Categories: Desert Operation
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 851 other followers