Bisnis Online : Tidak Semudah yang Saya Bayangkan
Bagi pengguna internet tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah bisnis online. Bagi yang belum tahu, gampangnya begini, segala jenis bisnis yang dijalankan secara online di internet. Baik itu jualan barang (barang sendiri atau punya orang), jasa, dll. Pokoknya dilakukan secara online… hehehe.
Emang bisnis ini menghasilkan? Nah, ini pertanyaan yang sama di benak saya dulu. Bukan apa-apa, ukuran diri sendiri saja, saya lebih senang belanja buku, baju, sepatu, dll langsung ke toko. Selain bisa mencoba sehingga benar-benar pas juga ada yang bisa ditawar
. Lumayan kan….
Namun demikian, informasi tentang keberhasilan orang-orang yang menekuni bisnis online ini cukup mengusik rasa ingin tahu saya. Apalagi saya termasuk orang yang online setiap hari, pada saat jam istirahat kantor tentunya… Hehehe. Bagaimana bisa? Rupanya bisnis online itu ada banyak ragamnya, bukan hanya jualan buku, baju, atau sepatu secara online. Di samping itu, bisa dijalankan dimana saja kapan saja selama ada koneksi internet. Jadi, sangat cocok buat saya sebagai usaha sampingan selain menjadi karyawan.
Mulailah saya terjun langsung di dunia bisnis online. Berbekal segudang informasi dari Om Google saya membeli sebuah domain dan hosting (www.migaskarier.com) untuk mencoba peruntungan di PPC. Konyolnya, rupanya web berbahasa Indonesia tidak bisa menampilkan iklan adsense. Akhirnya, saya mendaftar PPC lokal saja. Web saya ini saya isi iklan lowongan kerja dari berbagai perusahaan minyak di Indonesia. Pencarinya memang banyak, tapi persaingan keywordnya juga lumayan ketat. Setahun berlalu, tiba saatnya untuk perpanjangan domain dan hosting. Dengan berat hati web saya ini tidak saya perpanjang karena tidak menghasilkan.

Earning adsense lokal saya
Tidak patah arang, saya kemudian mencoba untuk jualan kaos online. Dulu, nama tokonya www.sfq-shop.com. Kenapa pakai dulu? Ya karena web yang ini pun sudah saya pensiunkan. Mengapa saya pensiunkan, karena keterbatasan waktu saya yang masih berstatus karyawan untuk melayani pemesanan. Belum banyak sih, tapi tetap saja butuh waktu. Dari situ saya berkesimpulan bahwa untuk orang yang berstatus karyawan seperti saya, model bisnis online seperti itu tidak cocok.
Saya kemudian mencoba untuk main affiliate. Saya mendaftar di Amazon sebagai affiliate untuk menjual produk-produk Amazon. Saya tidak perlu repot mengurus pesanan, yang perlu saya lakukan hanyalah mengarahkan sebanyak mungkin pengunjung ke web Amazon untuk kemudian belanja dan saya mendapat komisi. Saya pun kemudian membeli domain dengan alamat www.mininetbook-review.com. Isinya tentang produk terbaru netbook. Web inipun sudah almarhum, karena dalam setahun penghasilannya tidak sampai satu dollar

Earning Amazon saya yang tidak sampai satu dollar
Begitulah pengalaman saya bergelut dengan dunia bisnis online. Ada yang mengibaratkan bisnis online ini hutan belantara yang bisa membuat tersesat. Kalau saya sih lebih suka mengibaratkannya dengan kota metropolitan yang dipenuhi gedung pencakar langit dan jalan yang ruwet yang juga bisa bikin tersesat. Kalau hutan belantara sih saya tidak tertarik untuk menjelajahinya…
Dari pengalaman itu, mungkin saya akan lebih berhasil menjelajahi dunia bisnis online jika saya mempunyai penunjuk arah. Seperti peta, kompas, atau mungkin penunjuk jalan yang sudah mengerti seluk beluk jalan. Apakah tidak ada yang berhasil sendiri? Tentu ada, tapi membutuhkan lebih banyak waktu untuk mencoba berbagai jurus hingga akhirnya menemukan pilihan yang pas dan menghasilkan.
Itulah pentingnya membekali diri dengan ilmu tentang bisnis online sebelum terjun. Ini bisa didapatkan salah satunya melalui sekolah blog. Apa tidak bisa yang lain? Tentu saja bisa, banyak kok yang menyediakan produk dan jasa seperti itu. Misalnya ebook untuk belajar atau video. Tapi, sekolah blog tentu memiliki kelebihan kalau menurut saya. Karena yang Anda miliki bukan hanya sekadar peta dan kompas, namun juga penunjuk jalan yang setia mendampingi Anda. Bukan sekadar belok kanan atau kiri sesuai petunjuk tapi Anda bisa bertanya langsung kenapa harus belok kanan bukannya ke kiri.
Dengan begitu, pemahaman kita tentu akan lebih baik. Dan peluang keberhasilan kita menjadi lebih besar sesuai dengan usaha yang dilakukan. Bisnis online tentu sama saja dengan bisnis konvensional lainnya, butuh waktu, butuh perhatian, dan butuh usaha untuk berhasil.
Selamat mencoba, semoga berhasil…









Recent Comments