Mungkin karena capek ikut mondar-mandir rumah sakit jagain adiknya, Fika semalam (29/12) juga terasa panas badannya. Tiba di rumah hampir jam sepuluh malam langsung diberi obat penurun panas sama mamanya.
Alhamdulillah pagi ini suhu badannya sudah normal, tapi saya minta untuk istirahat dulu di rumah sama mamanya. Jadinya, Rayyan baru bisa ditungguin lagi ntar siang. Untungnya ada bala bantuan dari kampung ntar malam, adik ipar saya datang biar bisa gantian jaga di rumah sakit sama jaga Fika di rumah.
Sedianya kemarin (29/12) bayi kami Rayyan sudah saya mau bawa pulang ke rumah. Namun, siang ketemu dokter dan menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan darah ditemukan bakteri “kokus gram positif” (kayaknya namanya begitu). Dokter menyarankan untuk dirawat paling tidak tujuh hari agar pemberian antibiotiknya bisa maksimal.
Sebenarnya bisa saja dibawa pulang karena sudah tidak demam, cuma khawatirnya nanti bakal balik lagi ke rumah sakit. Bisa juga nanti bakteri yang sudah diberi antibiotik tiga hari, tadinya sudah lemah malah jadi kuat kembali.
Mudah-mudahan nanti bakterinya betul-betul punah… Amin.
Sudah tiga hari ini Rayyan di rawat di ruang Perina karena demam. Hari Minggu (27/12) suhunya sempat mencapai 39.8 derajat. Cukup tinggi untuk bayi yang baru berusia tiga minggu. Makanya dokter menyarankan dirawat saja untuk mengetahui penyebab demam dan penanganan yang tepat.
Alhamdulillah, hari ini (29/12) suhunya sudah normal. Mudah-mudahan cepat sembuh dan bisa pulang ke rumah. Amin.
Alhamdulillahi rabbil alamin, pada hari Jum’at, 3 Desember 2010, telah lahir anak ke-2 kami melalui operasi caesar di Eka Hospital BSD, pada pukul 07.57 WIB, berat 3 kg, dan panjang 48 cm.

Rayyan Asyam Syudkirman
Namanya “Rayyan Asyam Syudkirman“. Kedua nama awalnya berasal dari bahasa Arab, Rayyan artinya salah satu pintu surga, sedangkan Asyam artinya pemimpin yang mulia. Harapan kami mudah-mudahan kelak bisa menjadi pemimpin yang bisa menghantarkan menuju pintu surga. Nama terakhir menunjukkan buatan Syudkirman. Hehehe…
Read more…
Recent Comments