(by : Deddy Mizwar on TV Commercial)
Bangkit Itu… Susah
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu… Takut
Takut Korupsi
Takut makan yang bukan haknya
Bangkit Itu… Mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan Prestasi
Bangkit itu… Marah
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu… Malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu… Tidak Ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa
Bangkit itu… Aku
Untuk Indonesiaku



















Posted by pia on 22 May 2008 at 10:06 am
tentang 20 mei, bgemana dgn peryataan bahwa organisasi pertama y merintis pergerakan kebangsaan sebenarx bukan BOEDI OETOMO tp syarekat islam, seperti dalam suratx Rosihan Anwar kepada putrix (lupa apa judul bukunya)..jadi-sehingga-bukan tgl 20 mei 08 pi tahun 05 (sesuai pendirian SI, lupa tangglx)..
* Perdebatan soal ini sudah ada sejak dulu, namun hingga sekarang belum ada titik temunya. Banyak juga tulisan yang menyatakan bahwa SDI atau SI lebih patut dijadikan tonggak kebangkitan nasional. Salah satu tulisannya ada di eramuslim (http://www.eramuslim.com/berita/tha/8502074341-momentum-kebangkitan-nasional-memalukan.htm).
Terlepas dari polemik itu, puisi yang dibacakan oleh Deddy Mizwar memang patut dijadikan renungan untuk bangkit.
Posted by imo on 22 May 2008 at 6:02 pm
klo melihat dari acara di gelora bung karno, kolosal euy, kyknya indonesia dah bangkit seeh, mudah2an bukan hanya casingnya…kek hp aje yah?
Kebangkitan hanya utopis
karena di negeri kami
BBM naik.
Kemerdekaan para pejuang dulu
sekarang hanya bisa dinikmati
saat kita bermimpi dalam tidur
saat bangun hanya
suara tangis bayi kurang gizi yg terdengar
ramai teriak ribuan si miskin kegilangan rumah tergusur
dan…
dan…
dan…
200 tahun kebangkitan Indonesia..
* Ayo bangkit melawan semua itu…
Posted by pia on 23 May 2008 at 7:53 am
bangkit itu sekarang, saat ini, mulai dari diri sendiri, walopun hal2 y kecil. (hehe..kukutip quotex aa gym, nda papaji to?)
Posted by asyafrane on 23 May 2008 at 6:36 pm
Bangkit itu adalah…
Doa dariku untuk Indonesiaku.
Merrrdekaaaa…..